Teladan Muslim | Yayasan Fatimah Az Zahra Lampung
-1
archive,category,category-teladan-muslim,category-119,wp-theme-stockholm,stockholm-core-2.3.2,eio-default,ehf-template-stockholm,ehf-stylesheet-stockholm,ally-default,qodef-qi--no-touch,qi-addons-for-elementor-1.9.3,select-theme-ver-9.3,ajax_fade,page_not_loaded,menu-animation-underline,header_top_hide_on_mobile,,qode_menu_,elementor-default,elementor-kit-31874
teladan 6 min

5 Pertanyaan penyebab TAUBAT

Suatu hari seorang lelaki mendatangi Ibrahim bin Adham (seorang ulama sufi). “Wahai Abu Ishaq, aku sudah menganiaya diriku, maka jelaskanlah kepadaku tentang sesuatu yang dapat menginsafkan diriku dan menyelamatkan hatiku.”   Ibrahim menjawab : “ Jika engkau bisa menerima dan melaksanakan 5 hal, niscaya kenikmatan apa saja

teladan 5 min

Upah kerja dari Sang Maha Raja (bagian 2)

Setelah masuk Islam si muda beserta keluarga mohon izin untuk pergi. Namun, Malik bin Dinar mencegahnya seraya berkata. “tunggulah sebentar sampai telah terkumpul harta benda teman-temanku untukmu.”   Si muda menjawab dengan halus, “aku tidak mau menukar keyakinanku (agama) dengan harta benda.”   Kemudian keluarga si muda itu meninggalkan

teladan 4 min

Panasnya api dan indahnya Hidayah ( Bagian 1 )

Pada zaman Malik bin Dinar, ada dua orang bersaudara yang beragama Majusi (penyembah api). Saudara yang tua telah tujuh puluh tahun memeluk agama itu. Sedang yang muda, baru tiga puluh tahun memeluk Majusi.   Suatu hari si muda berkata pada si tua, “wahai saudaraku, mari kita coba,

teladan 3 min

Semua pahala Haji TERTOLAK kecuali orang ini

Pada suatu masa ketika  Abdullah bin Mubarak naik haji, dan tertidur di Masjidil Haram. Dia tengah bermimpi melihat dua Malaikat turun dari langit.   “Berapa banyak orang-orang yang berhaji pada tahun ini ?” tanya Malaikat pertama kepada Malaikat kedua. Jawab Malaikat kedua, “Enam ratus ribu.”   Lalu Malaikat pertama kembali

teladan muslim

Tukang Roti dan keutamaan Istighfar

Imam Ahmad bin Hanbal atau dikenal juga sebagai Imam Hanbali, dimasa akhir hidup beliau bercerita suatu waktu ketika beliau tidak tahu kenapa ingin sekali pergi ke Bashrah padahal tidak ada janji dengan seorang dan tidak ada hajat tertentu yang ingin dilakukan. Akhirnya, Imam Hanbali berangkat