Ummu Jamil, Pembawa Kayu Bakar ( Allah butakan matanya dari Rasulullah )
az zahra lampung, sd islam az zahra, pendaftaran sd lampung, sd islam az zahra, sd islam lampung, sd islam bandarlampung
27385
post-template-default,single,single-post,postid-27385,single-format-standard,theme-stockholm,qode-social-login-1.1.3,qode-restaurant-1.1.1,stockholm-core-1.2.1,woocommerce-no-js,select-theme-ver-5.2.1,ajax_fade,page_not_loaded,menu-animation-underline,no_animation_on_touch,jet-mobile-menu-active,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-22534,elementor-page elementor-page-27385
Title Image

Ummu Jamil, Pembawa Kayu Bakar ( Allah butakan matanya dari Rasulullah )

Istri Abu Lahab, Ummu Jamil binti Harb bin Umayyah merupakan salah satu orang yang permusuhan dan kebenciannya terhadap Rasullah sangat besar. Dia pernah membawa duri dan menyerakkannya di jalan yang dilalui oleh Rasulullah bahkan pernah meletakkannya di depan pintu rumah Rasulullah pada malam hari. Selain itu, dia sering mengarang berita dusta dan berbagai isu, meyulut api fitanh serta mengobarkan perang membabibuta terhadap Rasulullah. Oleh karena itu Al-Qur’an menjulukinya Hammalatal Hatab ( Wanita pembawa kayu bakar).


Ketika Ummu Jamil mendengar ayat Al-Qur’an yang turun mengenai dirinya dan suaminya, dia langsung mencari dan ingin menemui Rasulullah yang sedang duduk bersama Abu bakar ash Shiddiq di dekat Ka’bah. Tidak lupa, dia juga membawa segenggam batu di tangannya, namun ketika dia sampai di dekat Ka’bah Allah membutakan pandangan matanya dari Rasulullah sehingga hanya melihat Abu Bakar, lantas dia berkata,” Wahai Abu Bakar! mana sahabatmu? aku mendapat berita bahwa dia telah mengejekku. Andai aku menemuinya, niscaya akan aku tampar mulutnya dengan batu yanng ada di genggamannku ini.”


Karena tidak menemukan Rasulullah Ummu Jamil akhirnya pergi. Setelah kepergiannya, Abu bakar berkata kepada Rasulullah,” Wahai Rasulullah ! Tidakkah engkau lihat dia tidak dapat melihatmu?”.


Beliau menjawab,” Dia tidak dapat melihatku. Sungguh! Allah telah membutakan pandangannya dariku.”


Masya Allah 

Yayasan Fatimah Az Zahra Lampung