Menurut Wakil Kepala SMP Islam Az Zahra, Ustadzah Ariani Febri Liana menjelaskan gladi UNBK 2023 itu diikuti oleh sebanyak 45 siswa kelas 8 yang terbagi dalam tiga sesi utama.
“Gladi ANBK ini dilakukan sebagai persiapan dari pelaksanaan ANBK secara serentak seluruh Indonesia,” kata Ustadzah Ariani Febri Liana.
Sedangkan jadwal mata pelajaran yang diikuti dalam gladi ANBK ini terdiri dari empat mata Pelajaran yang terbagi dalam dua sesi pelaksanaan gladi ANBK, yakni; Literasi dan Survei Karakter di hari pertama dan Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar di hari kedua.
“Sampai sejauh ini pelaksanaan gladi ANBK berjalan lancar dan para siswa tidak menemui kendala,” terang Ustadzah Ariani lagi.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar siswa yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.
Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan.
Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid.
Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut.



