Peran Istri Rasulullah Khadijah menenangkan Rasulullah
az zahra lampung, sd islam az zahra, pendaftaran sd lampung, sd islam az zahra, sd islam lampung, sd islam bandarlampung
27126
post-template-default,single,single-post,postid-27126,single-format-standard,qode-social-login-1.1.3,qode-restaurant-1.1.1,stockholm-core-1.2.1,select-theme-ver-5.2.1,ajax_fade,page_not_loaded,menu-animation-underline,jet-desktop-menu-active,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-22534,elementor-page elementor-page-27126
Title Image

Peran Istri Rasulullah Khadijah menenangkan Rasulullah

   

Setelah Rasulullah diselimuti oleh Khadijah beliau bertanya kepada Khadijah, ” Ada apa denganku ini?” lantas beliau menuturkan apa yang terjadi padanya saat di Gua Hira, ” Aku amat khawatir terhadap diriku!” beliau takut ini merupakan gangguan jin.

Khadijah menenangkan Rasulullah serta berkata, ” Sekali-kali tidak akan demikian! Demi Allah ! Dia tidak akan menghinakanmu selamanya! Sungguh engkau adalah penyambung tali kerabat, pemikul beban orang lain yang mendapatkan kesusahan, pemberi orang yang papa, penjamu tamu serta pendukung setiap kebenaran.”

Kata-kata Khadijah itu menuangkan rasa damai dan tenteram ke dalam hati suaminya yang sedang gelisah. Khadijah benar-benar yakin bahwa suaminya itu bukan diganggu jin. Beliau memandang suaminya itu dengan penuh rasa hormat. Untuk lebih menenangkan Rasulullah Khadijah mengajak Rasul menemui kerabatnya yang merupakan Ahli Kitab untuk menanyakan pendapatnya mengenai apa yang dialami oleh Rasulullah.

Bersambung…

Rujukan:

📖 Perjalanan hidup Rasul yang Agung Muhammad dari kelahiran hingga detik-detik akhir karya Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfuri


📖 365 Kisah Rasulullah

 

Yayasan Fatimah Az Zahra Lampung