Sulingjar merupakan salah satu bentuk asesmen nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Sulingjar merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan satuan pendidikan.

Konsultan IT Sekolah Islam Az Zahra, Aang Hidayat menjelaskan survei ini meliputi berbagai aspek, beberapa diantaranya; aspek pembelajaran, psikologis hingga aspek keamanan.
“Kepala sekolah dan guru akan mengisi kuisioner sulingjar dan dilakukan penilaian program berbasis data,” kata Aang Hidayat.
Selain menjadi program pemerintah melalui Kemendikbudristek, sulingjar juga digunakan untuk mengukur satuan pendidikan mulai dari level kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional.
“Sedangkan dari sisi outputnya, sulingjar juga menjadi cara Kemendikbudristek untuk mengetahui dan memetakan kebutuhan tiap satuan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.

Pemanfaatan Teknologi dalam Metode Mengajar bagi Guru PGTK Islam Az Zahra
Selain pelaksanaan sulingjar, guru PGTK Islam Az Zahra juga dikenalkan model belajar berbasis IT dengan memanfaatkan fasilitas dari Kemendikbudristek yang ada di Platform Merdeka Mengajar (PMM).
“Dari Platform Merdeka Mengajar yang diakses melalui akun belajar.id, guru bisa memanfaatkan berbagai modul, hingga aplikasi seperti Canva dan Google Suite secara gratis yang bisa dimanfaatkan guru untuk menunjang proses mengajar,” jelas Aang Hidayat.
Di Platform Merdeka Mengajar juga, guru bisa mempelajari berbagai model dan metode mengajar dari guru TK di seluruh Indonesia.



