Parents Meeting minggu kedua dihadiri oleh 39 wali murid dari kelas unggulan Ar Rumi dan kelas unggulan Ibnu Batuta pada sabtu, 12 September 2015 di SD Islam Az Zahra Bandar Lampung.
Kelas Ar Rumi merupakan kumpulan siswa dimana kecerdasan yang menonjol dari mereka adalah kecerdasan linguistik. Dalam kelas ini terdapat tiga muatan pelajaran kebahasaan yang diantarkan di kelas yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.
Pada saat acara parents meeting ini juga dua siswa Ar Rumi bertindak sebagai pembawa acara menggunakan dua bahasa yaitu (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) membawakan acara tersebut dengan baik.
Dalam kurikulum pengayaan olimpiade Bahasa Indonesia, siswa diarahkan untuk menguasai tiga keterampilan bahasa, yaitu pidato, puisi dan mendongeng. sedangkan untuk Bahasa Inggris siswa juga diarahkan untuk menguasai tiga keterampilan bahasa yaitu spelling bee (mengeja), speech (pidato) dan story telling (mendongeng).
Sedangkan kelas Ibnu Batuta merupakan kumpulan siswa dimana kecerdasan yang menonjol dari mereka adalah kecerdasan kinestetik dan keterampilan. Dalam kelas ini terdapat dua muatan pelajaran kinestetik dan keterampilan yang diantarkan di kelas yaitu Penjaskes Orkes dan seni Budaya Keterampilan (SBK).
Pada acara Parents meeting ini siswa kelas Ibnu Batuta juga mempraktekkan dan mengajarkan cara membuat origami kepada seluruh peserta yang datang, para Wali murid yang mayoritas Bunda nya yang datang pun antusias mengikuti arahan dari siswa Ibnu Batuta.
Dalam kurikulum pengayaan olimpiade olahraga, siswa diarahkan untuk menguasai dua cabang olahraga yaitu atletik dan senam. Sedangkan kurikulum pengayaan olimpiade keterampilan siswa juga diarahkan untuk menguasai dua keterampilan bahasa yaitu hasta karya dan musik.
Beberapa kompetensi yang menjadi acuan target dari proses belajar di kelas Ar Rumi dan Ibnu Batuta adalah kompetensi resmi dari lembaga-lembaga terkait baik di tingkat kecamatan, kotamadya, provinsi dan nasional, seperti : OSN, O2SN, FLS2N, Bulan Bahasa dan Apresiasi Sastra Siswa, serta kompetensi-kompetensi yang digelar oleh pihak non-pemerintah seperti misalnya yang diselenggarakan oleh lembaga universitas, sekolah swasta, lembaga pendidikan kursus, dll.



