Ia kemudian berjalan di sela-sela mereka hingga sampai kepada Rasulullah lalu memegang tangannya sembari berkata,” Inilah penghulu alam semesta, inilah utusan Rabb alam semesta, dia diutus oleh Allah sebagai rahmat bagi alam semesta ini.”. Abu Thalib beserta rombongan bertanya kepadanya,” Bagaimana Anda tau hal itu?”. Bahira menjawab,” Sesungguhnya aku dapat mengetahuinya melalui tanda kenabian yang terletak pada bagian bawah tulang rawan pundaknya yang berbentuk seperti apel. Sesungguhnya kami mengetahui hal tersebut dari kitab suci kami.”
Kemudian Rahib menyambut dan menjamu rombongan Abu Thalib secara istimewa. Setelah itu, meminta kepada Abu Thalib agar memulangkan keponakannya Rasulullah ke Mekkah dan tidak membawanya serta ke Syam sebab khawatir bila tertangkap oleh orang Romawi dan Yahudi. Akhirnya pamannya mengirimkan Rasulullah pulang beserta beberapa rombongan ke Mekkah.
Rujukan:
Perjalanan hidup Rasul yang Agung Muhammad dari kelahiran hingga detik-detik akhir karya Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfuri



