Positive Parenting For Positive Attitude Bagi Orang Tua Siswa PG&TK Islam Az Zahra | Yayasan Fatimah Az Zahra Lampung
az zahra lampung, sd islam az zahra, pendaftaran sd lampung, sd islam az zahra, sd islam lampung, sd islam bandarlampung
21659
post-template-default,single,single-post,postid-21659,single-format-standard,qode-social-login-1.1.3,qode-restaurant-1.1.1,stockholm-core-1.2.1,select-theme-ver-5.2.1,ajax_fade,page_not_loaded,menu-animation-underline,jet-desktop-menu-active,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-22534
Title Image

Positive Parenting for Positive Attitude bagi Orang Tua Siswa PG&TK Islam Az Zahra

Positive Parenting for Positive Attitude bagi Orang Tua Siswa PG&TK Islam Az Zahra

PG&TK Islam Az Zahra Bandar Lampung menggelar Seminar Parenting pada hari Rabu, 21 Maret 2018 bertempat di aula sekolah lantai 3. Pada kesempatan seminar parenting ini, bekerjasama dengan tim ultra jaya pusat menghadirkan Irma Gustiana, A., M.Psi sebagai narasumber.
Berikut ini beberapa point penting dari pemaparan yang disampaikan narasumber kepada para peserta yang mayoritas merupakan orang tua dari siswa-siswi TK Islam Az Zahra. Salah satu cara efektif untuk bisa menjadi orangtua yang berhasil mengasuh anak yakni menerapkan pola pengasuhan positive parenting. 


Sebagai sebuah pola pengasuhan, positive parenting sangat erat kaitannya dengan kemampuan orang tua dalam memberikan perhatian,waktu, dan dukungan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak kita, baik fisik ataupun psikologis. Terutama pada masa-masa emas karakternya yaitu usia 2-6 tahun.

Parenting isn’t about kids, but parenting is about parents. Ungkapan ini menegaskan bahwa ketika kita berbicara parenting, maka kita bicara tentang diri kita sebagai orangtua. Menjadi orangtua positif tentu tidak mudah, karena orangtua harus mengalahkan ego dan emosinya.
Oleh karena itu, pengelolaan emosi adalah hal utama dalam positive parenting. Aplikasi pertama dalam positive parenting adalah orangtua diharapkan untuk bersikap tenang dalam menghadapi masalah, terutama mengendalikan diri sendiri dari rasa cemas dan kemarahan. Sebab ketenangan akan mendukung orang tua untuk dapat terhubung dan terlibat secara positif dengan anak.
Hasilnya, anak tidak akan merasa tertekan dan terancam dengan keberadaan emosi orang tua yang tidak terkontrol. Kita sebagai orang tua sebaiknya selalu melakukan pendekatan dengan penuh kasih sayang dan penuh dengan ketulusan.

yayasan fatimahazzahra