Murid SD Islam Az Zahra Raih Medali Emas Olimpiade Matematika KSM Tingkat Nasional | Yayasan Fatimah Az Zahra Lampung
az zahra lampung, sd islam az zahra, pendaftaran sd lampung, sd islam az zahra, sd islam lampung, sd islam bandarlampung
21804
post-template-default,single,single-post,postid-21804,single-format-standard,qode-social-login-1.1.3,qode-restaurant-1.1.1,stockholm-core-1.2.1,select-theme-ver-5.2.1,ajax_fade,page_not_loaded,menu-animation-underline,jet-desktop-menu-active,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-22534
Title Image

Murid SD Islam Az Zahra Raih Medali Emas Olimpiade Matematika KSM Tingkat Nasional

Murid SD Islam Az Zahra Raih Medali Emas Olimpiade Matematika KSM Tingkat Nasional

SD Islam Az Zahra Patut berbangga dan bersyukur atas capaian prestasi siswanya berhasil mempersembahkan medali emas pada perhelatan akbar Ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional yang digelar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tanggal 7-12 Agustus 2017.

Dia adalah Nabila Aurelia Fatimah, siswi kelas 6 SD Islam Az Zahra. Nabila, sapaan akrabnya merupakan satu-satunya peraih medali Emas asal Lampung di KSM. Nabila berhasil mengharumkan Propinsi Lampung di kancah nasional. Setelah sebelumnya, juga meraih medali emas di OSN Tingkat Nasional 2 – 8 Juli di Pekan Baru, Riau pada bidang studi.
Nabila merupakan satu-satunya siswa peraih medali emas untuk ajang KSM dan OSN dan juga merupakan pertama kalinya bagi Propinsi lampung meraih medali emas di kedua ajang bergengsi tersebut.
Prestasi yang diraih ini tidaklah didapat secara instant, namun melalui proses pembinaan yang cukup panjang. Semangat, Doa restu Orang Tua dan Guru serta tekad yang kuat dan ketekunan dalam berlatih yang mengantarkan ia mampu bersaing dengan para siswa dan kontingen tiap Propinsi se-Indonesia.
KSM ini digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Kementerian Agama RI. Adapun jumlah peserta yang mengikuti KSM sebanyak 476 siswa seluruh Indonesia dan 374 pendamping.
KSM dinilai memiliki keunggulan dibanding Olimpiade Sains Nasional, kelebihan tersebut karena KSM memadukan dan mensinergikan pengetahuan umum dan pengetahuan agama Islam. Sehingga hasilnya dapat melahirkan siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dalam beragama, berbangsa dan bernegara.
KSM  tidak hanya diperuntukkan untuk siswa madrasah  tetapi juga dibuka untuk siswa dari sekolah umum. Hanya saja tentu tetap mengikuti aturan dan prosedur yang telah ditetapkan. Puncak acara pembukaan KSM tahun ini digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta pada Senin (7/8) malam.
Iqbal Hafidz Hakim selaku Kepala SD Islam Az Zahra Bandar Lampung, mengatakan bahwa pencapaian Nabila ini menjadi  hadiah terindah di awal tahun ajaran 2017-2018 untuk sekolah. Iqbal berharap keberhasilan Nabila menjadi energi bagi SD Islam Az Zahra untuk terus bergerak dan berinovasi untuk kemajuan dunia pendidikan.
“Semoga menginspirasi bagi kawan-kawan dan adik-adik kelasnya, bahwa SD Islam Az Zahra meski dikatakan sekolah yang baru namun sudah memiliki prestasi gemilang, alhamdulillah Ananda Nabila menorehkan sejarahnya bagi kami hal yang sangat membanggakan,” tegas Iqbal.
Selain Nabila yang meraih medali emas, siswa lainnya asal lampung juga berhasil meraih 2 perak dan 1 perunggu dan sehingga menempatkan Lampung berada di peringkat ke-6 mengalahkan DKI Jakarta.
Bunda Ning, selaku pembina dan sekaligus guru pendamping Nabila mengatakan, pada waktu yang bersamaan tanggal 7 – 12 Agustus, saat mengikuti KSM di Yogyakarta Nabila juga sedang mengikuti seleksi tahap pertama International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2017 di Jakarta untuk perwakilan indonesia. Sehingga dalam waktu satu minggu tersebut ia harus pulang pergi Jakarta – Yogyakarta dan Yogyakarta – Jakarta.
Lanjut Bunda Ning, kegiatan IMSO ini sangatlah padat, karena didalamnya berisi pembekalan, pelatihan dan 4 kali tes dalam sehari. Dimana waktu kegiatannya dimulai dari pukul 08.00 wib sampai 18.00 wib setiap harinya. Sehingga konsentrasi Nabila harus terbagi-bagi antara seleksi IMSO di Jakarta dan Final KSM di Yogyakarta. Alhamdulillah Nabila mampu mengatur waktunya dengan sangat baik.
Para peserta seleksi IMSO ini adalah para juara yang meraih medali emas, perak dan perunggu di ajang OSN tingkat nasional tahun 2017 yang digelar beberapa waktu lalu di Pekan Baru, Riau. Dimana 5 peraih medali emas, 10 peraih medali perak dan 15 orang peraih medali perunggu. Sehingga total peserta seleksi IMSO 2017 sebanyak 30 untuk seluruh Indonesia.
Setelah mengikuti lima kali tahapan seleksi maka akan dikerucutkan menjadi 6 terbaik yang nantinya akan mewakili Indonesia mengikuti IMSO tingkat dunia yang akan digelar di Singapura pada bulan November mendatang.
“Jika nantinya hasil pengumuman IMSO Nabila lolos tahap seleksi pertama, maka pada tanggal 24 Agustus ini ia akan berangkat lagi ke Jakarta untuk seleksi tahap kedua. Mari kita doakan bersama-sama dari semua pihak untuk keberhasilan Nabila di ajang IMSO agar dapat lolos sampai lima kali tahapan seleksi dan menjadi pewakilan Indonesia untuk mengikuti IMSO tingkat dunia di Singapura” papar Bunda Ning.  
Catatan membanggakan Nabila juga tak hanya di kancah nasional tetapi juga di panggung internasional. Prestasi lainnya yang sangat membanggakan, masih diajang Lomba Matematika tingkat internasional di tahun 2017 ini juga, Nabila berhasil membawa pulang Bronze Medal / Medali Perunggu dalam ajang Singapore & Asian Schools Math Olympiad (SASMO) 2017.
Keberhasilannya atas prestasi tersebut, menghantarkan Nabila untuk mengikuti olimpiade matematika di kancah internasional. Tepatnya di ajang Singapore Mathematics Olympiad Challenge (SIMOC) yang dihelat di Canadian International School (CIS), Singapura, 14–17 Juli 2017 lalu Nabila berhasil membawa pulang silver medal / medali perak di ajang bergengsi itu.
Bunda Ning, selaku pembina olimpiade Nabila menuturkan, kompetisi SIMOC diikuti tak kurang dari 5.000 pelajar dari 17 negara. Para siswa berlaga dalam kategori primary 2 sampai secondary 4.
  
BIODATA DAN PRESTASI NABILA

Biodata
Prestasi
Level Prestasi
Nabilla Aurelia Fatimah
Usia : 11 Tahun
TTL : Bandar Lampung, 30 Maret 2006
Silver Medal / Medali Perak Singapore International Mathematics Olympiad Challenge (SIMOC) 2017
Bronze Medal / Medali Perunggu Singapore & Asian Schools Math Olympiad (SASMO) 2017
Penghargaan Honorable Mantion Participant untuk Seleksi Region pada ajang Singapore Mathematics  Olympiad (SMO) 2017
Medali Emas untuk OSN 2017 bidang Matematika Tingkat Nasional
Medali Emas untuk KSM 2017 bidang Matematika Tingkat Nasional
Juara 2 pada Olimpiade Matematika  2017 yang diselenggarakan oleh Universitas Lampung
Ranking 12 OSN 2017 terbaik tingkat nasional untuk mata pelajaran Matematika 
Semifinalis pada Olimpiade Matematika 2016 yang diselenggarakan oleh FIM (Forum Ilmiah Matematika) 
Juara 1 OSN 2016 Mata Pelajaran Matematika Provinsi Lampung
Juara 1 KSM 2017 (Kompetisi Sains Madrasah) Mata Pelajaran Matematika Provinsi Lampung
Juara 1 Lampung Mathematics and Science Olympiad (LAMSO) 2017 Provinsi Lampung
Juara 1 OSN 2016 Matematika Tingkat Kotamadya  Bandar Lampung (Dengan Skor Sempurna)
Internasional
Internasional
Internasional
Nasional
Nasional
Nasional
Nasional
Nasional
Provinsi
Provinsi
Provinsi
Kotamadya

yayasan fatimahazzahra