City Tour AMO 2017 Ke Dekranasda Lampung, Kenalkan Kerajinan Tangan Dan Budaya | Yayasan Fatimah Az Zahra Lampung
az zahra lampung, sd islam az zahra, pendaftaran sd lampung, sd islam az zahra, sd islam lampung, sd islam bandarlampung
21736
post-template-default,single,single-post,postid-21736,single-format-standard,qode-social-login-1.1.3,qode-restaurant-1.1.1,stockholm-core-1.2.1,select-theme-ver-5.2.1,ajax_fade,page_not_loaded,menu-animation-underline,jet-desktop-menu-active,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-22534
Title Image

City Tour AMO 2017 ke Dekranasda Lampung, Kenalkan Kerajinan Tangan dan Budaya

City Tour AMO 2017 ke Dekranasda Lampung, Kenalkan Kerajinan Tangan dan Budaya

Guru Pendamping dan orang Tua Peserta AMO 2017 Lampung berfoto bersama di Dekranasda Lampung, Sabtu (14/10)
Dalam event AMO 2017 ini, para guru pendamping dan orang tua siswa diajak oleh panitia untuk berkunjung ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung untuk dikenalkan kerajinan tangan dan budaya khas Lampung, Sabtu (14/10).
Para rombongan city tour didampingi Pembina Yayasan Fatimah Azzahra Lampung, Drs. Hj. Siti Fatimah S.Pd (Bunda Ning), Ketua Yayasan fatimah Azzahra Drs. H. Soleh Suaedi, Kepala SD Islam Az Zahra Bandarlampung Iqbal Hafidz Hakim, S.Hum dan Ketua Komite SD Islam Azzahra Bandarlampung, Helida Heliyanti disambut Ketua Dekranasda Lampung, Aprilani Yustin Ridho Ficardo yang diwakili Kabid Dinas Pariwisata Lampung, Linda Sumadewi. 
Kegiatan kunjungan ini merupakan inisiatif panitia AMO Lampung bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Lampung, para orang tua dan guru pendamping tidak menunggu di sekolah melainkan diajak berkunjung ke kantor dekranasda Lampung, ujar Ariani selaku ketua panitia.
Di sela – sela acara, Pembina Yayasan Fatimah Az Zahra Lampung, Drs. Hj. Siti Fatimah S.Pd, atau biasa disapa Bunda Ning mengatakan, sekitar 80 rombongan city tour ini merupakan guru pendamping dan orang tua peserta AMO yang berasal dari Bandarlampung dan kabupaten/kota lainnya di Lampung, serta diikuti peserta dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan provinsi lainnya di Sumatera.
“Ini kerjasama yang baik dengan dinas pariwisata Lampung untuk mengembangkan destinasi wisata Lampung. Kami akan terus menggandeng pemerintah provinsi untuk saling mendukung, ujarnya.

Ketua Komite SD Islam Azzahra Bandarlampung, Helida Heliyanti menuturkan, kedatangan rombongan peserta AMO ke dekranasda Lampung ini salah satunya untuk memperkenalkan kerajinan tangan dan budaya khas Lampung.

“Serta memperkenalkan destinasi wisata Lampung. Kegiatan ini berkat kerjasama keluarga besar Yayasan Fatimah Azzahra Lampung dengan dinas pariwisata Lampung,” ujarnya.

Kabid dinas pariwisata Lampung, Linda Sumadewi mengatakan, ini kegiatan city tour untuk mengenalkan kerajinan Lampung melalui gallery dekranasda Lampung.

“Seperti lebih memperkenalkan lagi tapis Lampung dan orangtua AMO berfoto dengan menggunakan pakaian adat Lampung. Mudah mudahan peserta bisa lebih mengenal kerajinan dan budaya Lampung. Gallery dekranasda Lampung ini juga diharapkan bisa jadi salah satu destinasi wisata,” ujarnya.

yayasan fatimahazzahra